Explore Zona Dewasa

Cerita Pesta Sex Lesbi dan Tukar Pasangan 5

 Tradingan.com - Bu Retno nampak sangat binal. Dia berjongkok dengan sedikit mendongak menghadap celana dalam yang membungkus kemaluan Surti. Kemudian kulihat Bu Retno tampak seperti anak sapi yang menyusu puting induknya. Pasti hidungnya sedang berusaha menghirup sebanyak-banyaknya aromaa celana dalam tersebut. Terdengar desahan dan rintihan dari mulut-mulut mereka. Tangan Surti mengelus rambut Bu Retno. Mereka sedemikian asyiknya, seakan aku tidak hadir di ruangan itu. Adegan yang sekarang kulihat ini merupakan peristiwa pertama bagiku, dimana ada 2 perempuan bercumbu langsung di depan mataku. Aku ingin tahu, bagaimana kelanjutannya nanti. Dan merupakan hal yang sangat erotis bagiku untuk melihat dan mendengar desahan dan rintihan mereka dalam mengarungi lautan nikmat yang sedang melanda mereka saat ini.

Setelah cukup puas, Bu Retno bangkit dan kembali menciumi leher dan melumat mulut Surti. Kemudian pelan-pelan mereka bergeser ke ranjang. Kemudian aku menepi. Saat tiba di tepi ranjang, Surti menjatuhkan diri telentang di ranjang. Dia nampak bersikap pasif untuk melayani Bu Retno selaku dominatornya. Kulihat bagaimana binalnya Bu Retno merangsek selangkangan Surti. Seperti halnya serigala yang lapar, mulut sang putri ayu yang ningrat itu menggeram-geram karena khawatir makanannya di rebut serigala lain. Dan Surti sendiri dengan cepat meraih bantal dan tepian ranjang untuk diremasnya dalam upaya menahan nikmat yang melandanya.

Aku semakin tidak tahan mendengar desahan dan rintihan pilu tapi sekaligus erotis mereka. Kedengarannya mereka sedang tersiksa dan penuh derita. Aku jadi tergoda untuk mendekati Surti. Kuperhatikan wajahnya membalik ke arah “back drop” tempat tidur sambil menyeringai mengeluarkan rintihannya. Lehernya yang jenjang itu, nampak bersih mulus mengundang bibirku. Aku menelan air liurku. Buah dadanya yang bulat, besar dan sangat ranum tergoncang-goncang karena geliat blingsatannya dalam menahan kegatalan nonoknya dalam lumatan Bu Retno. Kulihat tangan Bu Retno menyingkap pinggiran celana dalam Surti dan lidahnya menjilati bibir vagina dan klitorisnya. Begitu nikmat nampaknya. Dan aku sangat merinding melihat ulah Bu Retno ini.

Aku mulai terseret dalam arus gelora birahi mereka. Aku kembali melihat wajah Surti yang tengadah dengan bibirnya yang terus mengeluarkan desahan dan rintihan. Dengan melihat bibir yang menggairahkannya itu, aku terdorong untuk mendekatkan wajahku. Dan kuputuskan untuk ikut ‘nimbrung’ dengan mereka. Kujemput bibirnya dan segera kulumat.

Surti langsung menerimanya dan merespons lumatanku dengan penuh kehausan. Mungkin dia memang telah menunggunya dari tadi. Aku kini ikut mengerang. Tanganku bertemu dengan tangan Bu Retno yang sama-sama meremas buah dada Surti. Jari-jariku, juga jari-jari Bu Retno memainkan puting-puting payudara Surti.

Kini ada 3 perempuan yang sama-sama mengayuh nafsu birahi di ranjang Bu Retno.

“Ludahi aku Mbak Mar.., ludahi aku.., tolong Mbak Mar.., aku hauss.., tolong..”, Surti meracau kehausan birahi.

Bibirku bergeser melumat lehernya yang jenjang itu. Kepalanya yang masih mendongak ke “back drop” ranjang membuatnya lehernya yang jenjang demikian terbuka. Bibir dan lidahku menyisir seluruh lekukan dan lipatan-lipatan leher indah itu. Harum leher Surti yang alami dengan semburat parfumnya terus terbawa hingga tidurku selama ini. Baca selengkapnya!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Pesta Sex Lesbi dan Tukar Pasangan 5"

Posting Komentar